Setitik cahaya lupakan terangnya matahari

Setitik cahaya lupakan terangnya matahari

Bagaimana bisa kita yg merasa kuat,yg merasa tlah diberi setitik cahaya,
yg telah bangkit dari jurang hina, kembali menjadi bodoh, kembali menjadi gelap kembali menjadi budak atas semua pikiran yg tak tentu arah mengikis iman
ketidaksiapan menghadapi realita depan mata, hanya angan-angan hasil kesombongan.
Sisa kotoran yg masih menempel di hati seakan bekas luka yg tak bisa hilang
Sakit hatiku pada dunia yg ternyata merupakan kebohongan juga
merasa diri jendral ternyata prajurit bodoh pemalas yg bangga karena bisa menembak satu musuh…dan jutaan musuh terawa padaku…syetan sial!!!
ku yg tlah aniyaya diriku kembali mengharap cahayaMU
cahaya yg pernah hadir dalam kalbuku
cahaya yg ingatkan diriku akan hadirMU
setitik cahaya yg membuatku menipu diri
merasa dekat dan ternyata ku hanya terjebak
cahaya yg buat ku tinggi secara drastis
dan akhirnya ku jatuh kembali ke pinggir jurang (secara drastic)
keluar dari barisan rasulMU,lupa akan syariatnya

ku yg tak pernah tau dosa lalu terampuni
ku yg tak bisa menangis ketika menang
ku yg tak bisa tertawa ketika kalah
ku yg tlah lupa kembali akan kekuatanmu
kau pembolak-balik hati manusia
izinkalah hambamu ini…

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Yang menguasai di Hari Pembalasan.
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”(AL-Fatihah :1-7)

Entah apa yg mereka pikirakan tentang diriku,
Tolong jangan beri aku label munafik
Ku masih ingin kumasih ingin melihat hati-hati bersih pada mereka
Ku masih ingin mendengar ayat-ayat ALLAH yg maha mendengar jeritan hambanya yg beriman.
Tolonnglah hambaMU ini, Jadikanlah setan pada diriku pihak yg terkalahkan
Semoga usaha perjuangan dengan darah dan air mata jiwa raga harta ini menjadi amalan di mataMu

“Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu; dan jika kamu berhenti; maka itulah yang lehih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula); dan angkatan perangmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman.
Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),
dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vang berkata “Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.
Kalau sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jikalau Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu).
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan”(AL-Anfaal :19-24)

Ditulis senin 27 November 2006 9pagi setelah sekian lama ,(kayanye berat amat dah!!!)
Cuma tulisan dari sedikit harapan jangan mikir macem2

Big lot of Thanks for all
revoLUTHIon

Leave a Reply